Hasil Penyadapan Pohon Karet/Pohon Pines,Yang Penting Uangnya Tidak Lengket -->
POPULER

Hasil Penyadapan Pohon Karet/Pohon Pines,Yang Penting Uangnya Tidak Lengket

Kamis, 25 Juni 2020, 06.44.00 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter

Hasil Penyadapan Pohon Karet/Pohon Pines,Yang Penting Uangnya
Tidak Lengket

Kabupaten Pemalang wilayah selatan dari dulu mamang di kenal daerah hutan,mulai dari kecamatan Watu kumpul daerah yang paling timur dan dekat dengan perbatasan antara Pekalongan dan Purbalingga, sampai di kecamatan Pulosari yang berbatasan dengan Tegal semuanya masih banyak tanah tanah yang di kelola oleh Perum Perhutani, sehingga masih sangat banyak masyarakat sekitar hutan yang masih bergantung pendapatan atau penghasilannya terhadap hutan,itu sendiri baik memanfaatkan lahan di bawah tegakan ataupun langsung menjadi pekerja di hutan tersebut sebagai penyadap getah Pinus.
Salah satu contoh adalah Sobari 55 tahun warga dukuh Tumanggal desa Banyumudal kecamatan Moga kabupaten Pemalang Jawa tengah.Di sela sela kesibukannya mengumpulkan hasil sadapan getah pinus Sobari 55 tahun menceritakan kepada kami tim media Global Investigasi News bahwa dirinya sudah menjalankan pekerjaan sebagai penyadap Getah Pinus mulai kira kira tahun 1985.
Seperti setengah memberi wejangan Sobari berkata " wong urip kuwe kudu bisa ndokon awak,, mas,,, angger gemiyen nyong sing nglairna Ibundane presiden ,,,ya ndean nyong dadi presiden ,,, terus anggere nyong laire nang pinggir segara ,,,ya ndean nyong dadi nelayan,,, tapi wong nyong laire nang pinggir alas ,,ya dadine penyadap ,,,tur sing tak sadap dudu hp mas,,kiye Wit Pines dadine nyong ora kena undang undang ITE "(orang hidup itu harus nata badan mas,,,kalo dulu saya yang melahirkan ibu presiden mungkin saya jadi presiden "kalo saya lahir dari seorang nelayan mungkin saya jadi nelayan" tapi saya lahir dari seorang petani pinggir hutan ya jadi saya jadi seorang penyadap Getah,dan yang di sadap bukan hp mas ini pohon pines jadi saya tidak kena undang undang ITE) begitu katanya sambil di selingi canda.

Padahal yang bersangkutan jelas jelas sangat kelelahan , disamping telah menunaikan tugas sebagai penyadap Getah Pinus tapi Sobari juga harus mencarikan makan buat kambing peliharaannya sejumlah  empat ekor yang menurutnya di beli dari hasil nyadap juga.

Di akhir pertemuan Sobari menuturkan 
"sing penting dadi wong urip kudu sabar, nyambut gawe kaya kiye ya ora papa lengket naha getahe sing penting duwite ora lengket,,, (Yang penting jadi orang hidup itu harus sabar,kerja seperti ini biar lengket getahnya uang penting uang nya tidak lengket) ha ha ha ha,,," ,sambil tertawa lepas dan menitipkan pesan kepada kami " tulung mas,,mbokan ketemu karo sing nduwe alas domongna regane getah ben di undaki dadine wong nyadap pada tambah lemu oh,, ,"(tolong mas barang kali ket mu sama yang penya Hutan supaya harganya bisa naik,biar kita bisa tambah gemuk) .

Rupanya Sobari orangya kocak gemar becanda,karena sudah sore dan sepertinya akan segera turun hujan kami pun bergegas meminta ijin untuk meninggalkan hutan dan permisi.(Khusaini Red Ginews)

TerPopuler