Inovasi Koprasi Syariah BMI, Sulap rumah reot jadi Rumah Layak Huni -->
POPULER

Inovasi Koprasi Syariah BMI, Sulap rumah reot jadi Rumah Layak Huni

Jumat, 26 Juni 2020, 17.06.00 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter

Inovasi Koprasi Syariah BMI, Sulap rumah reot jadi Rumah Layak Huni

Pandeglang- Presiden koprasi Syariah BMI Kamaruddin Batu bara meresmikan rumah layak huni milik Bayi, warga Kampung Kadu cukang 01/01 Desa Alaswangi Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang   Bayi seorang nenek tua hanya bermodalkan dua juta menabung di Koprasi syariah BMI punya nasib yang beruntung  mendapat bantuan pembangunan oleh Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI), Ini mesti jadi contoh untuk koprasi-koprasi yang lain jangan hanya mengeruk keuntungan dari nasabah. Rumah Nenek tua ini di resmikan langsung dengan penyerahan kunci oleh Presiden koprasi syariah BMI. Selasa 23/6/20
Kepala desa Alaswangi Adi usai acara serah terima Rumah layak huni  Mengatakan "Saya sangat mengapresiasi atas program kerja nyata Koperasi Benteng Mikro Indonesia yang selama ini untuk turut serta berpartisipasi guna mewujudkan kehidupan masyarakat khususnya di Desa Alaswangi, ini patut jadi contoh untuk koprasi-koprasi yang lain

Sementara Camat Menes Ubaidillah dalam sambutanya Mengatakan ' Kami sangat bahagia dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada koprasi syariah BMI yang telah ikut serta membantu pemerintah memberikan hibah krpada masyarakat kami yang lemah, kami di menes menutup Bank Emok, Bank keliling yang meresahkan warga kami, hari ini ngutang besok harus sudah bayar, tuturnya. 

Camat meneruskan "Saya berharap melalui kegiatan ini bisa menjadi rangsangan bagi pihak lainnya untuk turut berkontribusi nyata sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama," 

Presiden Direktur Koperasi Syariah BMI Kamarudin Batubara disela sela acara menjelaskan, pihaknya melakukan pembangunan rumah Bayi karna rumah anggota tersebut terlihat memprihatinkan. 

" Di pandeglang kami buka cabang sudah 15 kecamatan kita buka kantor koprasi syariah, Ada syarat-syarat tertentu rumah yang kami bangun seperti usia harus di atas 50 tahun kemudian kami lihat juga status usahanya ibu ini tukang urut jauh dari cukup penghasilanya usaha tidak tetap kita bantu untuk di Pandeglang ini rumah yang ke 24 kita serahkan, ungkapnya.

“Mudah-mudahan program bedah rumah ini terus berjalan sehingga BMI dan Pemkab  terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Pandeglang" ujar Kamarudin.

Usai acara Direktur keuangan Koprasi syariah BMT Ahmad Nijar mengatakan. " Saat ini banyak koprasi-koprasi tapi seperti yang pak camat bilang tadi, kalau ini tabungan hanya dua juta dapat hibah satu unit rumah layak huni inikan luar biasa paling tidak bisa mengikis imej koprasi yang selama ini kurang baik di masyarakat, tuturnya.

Sementara Bayi selaku penerima rumah mengucapkan terima kasih banyak sambil menangis haru atas dibangunnya rumah yang di tempatnya selama ini menjadi rumah layak huni. Ade M

TerPopuler