Ayip Adi Ruli Hanafi : Begini, Solusi Bijak Tertibkan PKL Pasar Labuan -->

Iklan Semua Halaman

Ayip Adi Ruli Hanafi : Begini, Solusi Bijak Tertibkan PKL Pasar Labuan

Admin
Minggu, 01 November 2020


Ayip Adi Ruli Hanafi : Begini, Solusi Bijak Tertibkan PKL Pasar Labuan

Pandeglang - globalinvestigasinews.com 

Masyarakat pemanfaat fasilitas umum dan Warga Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, belakangan ini mengeluhkan soal keberadaan Pasar Labuan yang kembali terlihat kumuh, macet, sumpek dan kotor.

Pasalnya cukup klasik, Sejumlah pedagang Kaki Lima (PKL) kembali turun dari lantai Dua plaza dengan alasan sepi pembeli, lalu mereka mendirikan lapak di emperan Toko dan di atas trotoar, tak ada yang berani mencegah, bahkan tak ada Satupun petugas keamanan yang ditempatkan di lokasi tersebut.

Dampaknya PKL lain yang bertahan di Lantai Dua Plaza kecewa, kalimat kejengkelan sekaligus sumpah serapah nyaris setiap hari keluar begitu saja, disadari atau tidak situasi seperti itu jika dibiarkan, dikhawatirkan terjadi dua kubu sesama PKL sebagian mematuhi aturan Pemerintah, sebagian lagi bersikap masa bodoh, bahkan Konon menurut salah satu sumber PKL yang bertahan di lantai Dua tempo hari mendatangi dan mempertanyakan pada pihak Kecamatan Labuan.

Carut marut situasi dan kondisi Pasar Labuan yang konteksnya soal kemanusiaan dan kepentingan isi perut, GlobalInvestigasinews menghubungi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) kabupaten Pandeglang sekaligus membidangi persoalan pasar jumat lalu (30/10/20) Ayip Adi Ruli Hanafi.

Menurut Adi, Politisi besutan PPP dari Komisi Dua mengatakan, "Untuk menciptakan tata ruang dan tata letak lingkungan agar terlihat rapi, bersih dan asri tanpa merugikan pihak lain, tetepi sebaliknya menumbuhkan kesadaran serta pendewasaan berfikir. Pemerintah sebaiknya meletakan Pot- pot Bunga disepanjang Trotoar". Ucapnya

Hal itu menurut Adi, "Disamping menambah suasana segar, sekaligus menghindari PKL yang mencoba mendirikan kembali lapak di tempat itu.hanya saja Kita tidak hanya sebatas mampu meletakan Pot-pot bunga semata,akan tetapi mebutuhkan perawatan dan penyiraman secara kontinyu." jelasnya.

Cukup sederhana sebenarnya dalam mengatasi sekaligus mengantisipasi kondisi yang terlihat kumuh, kotor, sumpek, berikut ancaman kemacetan dan musibah banjir Menjelang pergantian Tahun ini.

Mudah- mudahan dengan solusi sederhana itu, keberadaan PKL tidak berdampak pada hal yang kurang menguntungkan bagi semua pihak.

"Institusi yang berkaitan dengan persoalan tersebut seharusnya cerdas mensikapi, sigap mengatasi, tangkas mensiasati ke arah positif ", Tandas Adi mengakhiri perbincangan dengan Globalinvestigasinews.com. ***

(RUSDI).