BNNP Banten Sosialisasi Skrining Kepada Masyarakat Kota Cilegon -->

Iklan Semua Halaman

BNNP Banten Sosialisasi Skrining Kepada Masyarakat Kota Cilegon

Admin
Rabu, 18 November 2020


BNNP Banten Sosialisasi Skrining Kepada Masyarakat Kota Cilegon

Globalinvestigainews.com

Cilegon - Yanwar Sadewa selaku kabid reabilisasi BNNP Banten menjelaskan dalam  paparannya kepada awak media yang di selenggarakan  Hotel Aston kelurahan  sukmajaya Kota Cilegon Rabu (19/11/2020)

"seorang pemamai yang baru pemula khusunya di kota Cilegon dan umumnya Peredaran narkoba di provinsi Banten, sangat masif sekali terutama kepada anak-anak sekolah", Ujarnya

"Saya meminta rekan-rekan yang hadir, karena peredaran di tingkat sekolah penyalahgunaan di tingkat SMP dan SMA sangat cepat , saya sampaikan ke rekan -rekan ada 2 data kita orang  dari KPAI kota Cilegon", ucapnya

"konsultasi ke kita adanya penyalahgunan di tingkat sekolah yang  di lakukan  oleh oknum pelajar, didalam itu ada kasus anak-anak dibawah umur penyalagunan exsimer dan tramadol yang di awali dari barang tersebut", tambahnya

"Dan meminta tokoh agama untuk bisa mensosialisasikan tentang bahayanya narkoba, karena memang tanpa adanya kerjasama BNN dan masyarakat penyalahgunaan bisa kita tekan", tambahnya

Kalau untuk peredaran suplay redaksion BNN cukup masif /sangat cepat, kemarin pada malam selasa kami mendapatkan, cuma kita belum bisa sampaikan karena belum saya rilis, mungkin seminggu kedepan.

BNN setiap sebulan sekali ada tangkapan besar, peningkatan  penyalahgunan tingkat pelajar kami belum mendapatkan  data yang  kongkrit  paling tidak kita melihat data layanan anak - anak sekolah yang datang ke klinik BNNP .

Di BNNP Banten itu dari tahun sebelumnya 2018 itu 82 orang  di tahun 2019 itu ada 112 orang itu 80 %dari sekolah smp dan sma di kota Serang.

Saya bicara kota Serang, kalau Cilegon belum ada data yang  kongkrit paling tidak rekan-rekan di klinik penyalahgunaan pramadol dan exsimer itu masif, biasanya barang itu lagi tidam ada di lapangan, penyalagunannya tidak beralih ke antimo sama obat  batuk komix, ini perlu di antisipasi para guru-guru BK.

Tahun depan bila ada anggaran dana lebih, kami akan mengadakan pelatihan skrining dan deteksi kepada guru-guru BK di kota Cilegon.

Paling tidak deteksi dimana saja anak sekolah menjadi penyalahguna, saya data kalau ada indikasi pelajar yang menjadi penyalahguna jangan dikeluarkan dari sekolah bawa ke BNN kita akan berikan rehabilitasi rawat jalan sesuai dengan kebutuhanya.
 
"Karena kalau di keluarkan dari sekolah jadi masalah baru, karena orang sakit tidak akan dikeluarkan harusnya di pulihkan", ungkap Yanuar.

*(Abdurohim/Dhodo)*