DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal Dan Khasanah Budaya -->

Iklan Semua Halaman

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal Dan Khasanah Budaya

Admin
Jumat, 20 November 2020


DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal Dan Khasanah Budaya

Bogor - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia disatukan oleh Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, yang artinya Walaupun Berbeda-beda Tetap Satu.

Ketua Umum DPP Surosowan Indonesia Bersatu Tb.Uuy Faisal Hamdan saat berdiskusi dengan tim media dikawasan Kebon Raya Bogor pada Jumat (20-11-2020) mengungkapkan

"Dengan Beragamnya Budaya, Adat, Suku, Agama dan Kultur Daerah di Indonesia ini, kami dari DPP  Surosowan Indonesia Bersatu, hadir untuk menguatkan kearifan lokal, dan Khasanah budaya di tingkat Nasional dan Internasional. Surosowan ini bergerak dibidang Sosial dan berorientasi kepada 4 (empat) pilar, yakninya Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, dan Budaya", ungkap Pengacara muda yang akrab dipanggil Uuy ini

Tb.Uuy Faisal Hamdan menjelaskan nama Surosowan ini berasal dari Sebuah Keraton di Banten

"Keraton Surosowan dibangun sekitar tahun 1522-1526 pada masa Raja Banten Pertama Sulthon Maulana Hasanuddin, yang kemudian dikenal sebagai pendiri dari Kesultanan Banten", jelas Uuy pria asal  Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten ini

Uuy menambahkan terkait Legalitas Ormas kita sudah siapkan semua, InsyaAllah dalam waktu dekat kita rapatkan pengurus, sekaligus persiapan audiensi kepada instansi terkait, pembina, penasehat dan para sepuh DPP Surosowan Indonesia Bersatu, dan dalam waktu dekat kita akan melaksanakan program seminar mengangkat topik Indonesia sebagai Negara maju dan modern diliat dari perspektif Historis, Budaya dan  Kearifan Lokal

"Kami di DPP Surosowan Indonesia Bersatu, telah solid untuk mengembangkan program, dibantu Waketum Coki Siregar, Sekjen Bayu Eki Samudro, Bendum Dwi Nopriadi Atmawijaya,  Wasekjen Megy Aidillova, dan rekan-rekan lainnya yang terdiri dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu".

"Kami nantinya akan turun ke daerah-daerah mengamati dan mengembangkan potensi-potensi yang positif untuk dikembangkan oleh generasi muda kita", tutup Uuy dengan penuh optimis. (mg)