DPRD Kabupaten Lumajang Mengkritisi Eksekutif

DPRD Kabupaten Lumajang Mengkritisi Eksekutif

Admin
Minggu, 22 November 2020


Hanya Pertama Kali DPRD Kabupaten Lumajang Mengkritisi Eksekutif !?

Globalinvestigasinews.com
Lumajang, 22/11/2020 

Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lumajang cenderung meningkat dari waktu ke waktu dan menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang lebih dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, padahal anggaran untuk penanganan Covid-19 terus meningkat namun kenapa masih di Lumajang zona merah.

H.ackmad S T selaku Wakil Ketua DPRD mengkritisi kinerja Eksekutif yang terkesan kendor dan kurang greget dalam menangani wabah covid -19 yang melanda kab.lumajang yang berada di zona merah mewakili jawa timur.

Harus ada formula baru , saya coba simulasikan , puskesmas selayaknya ada dokter satu disetiap kecamatan dan melakukan keliling jemput bola ke rumah rumah untuk melakukan tes swab ,  ini hanya contoh saja " ujarnya.

DPRD kabupaten Lumajang sekarang sedang membahas Rancangan anggaran pendapatan belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 .

"Dalam RAPD ini kita gak mau tanpa ada usulan formula yang baru untuk penanganan covid-19 , kalau penangan masih seperti ini tidak akan mungkin beranjak dari zona merah ke hijau " tambahnya melalui via celulernya

H Ahmad Anang Syaifuddin Ketua DPRD kabupaten Lumajang , dihubungi WhatsApp pribadinya ikut mengomentari,

"Mereformulasi penanganan covid-19 ,Tentu dukungan semua pihak untuk bersama melawan Covid-19 dengan cara tetap menjaga protokol kesehatan , Kesadaran masyarakat juga menjadi kata kunci , Karena kebijakan yang di topang dengan partisipasi publik akan mengoptimalkan penanganan covid-19 , Semoga Lumajang segera bergeser dari Zona merah. Tuturnya

Pemerhati masalah sosial politik di wilayah kabupaten Lumajang Saiful Syah LSM Eksekutif Aliansi Indonesia dan juga bergerak di Badan penelitian aset negara . Brikade khusus distrik 88.

"Ini menjadi trend positif dalam alam demokrasi di kabupaten Lumajang,baru kali ini legislatif mengkritisi dengan cermat kebijakan eksekutif,saya berharap fraksi fraksi di DPRD mengikuti apa yang dilakukan fraksi PPP,Seperti kita tahu antara eksekutif dan legislatif satu partai menjadi kurang sehat, Karena selama ini tidak ada yang mengkritisi karena antara Ketua DPRD Anang Achmad Syaifuddin,dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq itu satu partai di PKB dan saya salut dengan H.Akcmat yang sangat brani mengkritisi dan patut dicontoh oleh farksi fraksi lainya." Uangkapnya

Bahkan saya sangat yakin PPP Adalah basis mata Islam terbesar dengan adanya sikap kritis seperti ini di pilkada  berikutnya PPP akan mendulang suara paling banyak, dan saya juga mendengar dari PDIP yang selama ini menyuarkan ingin revormasi dan lain lain tapi tidak ada suaranya terkait penanganan covid-19, Tambahnya saiful syah

*budi.k