Feri Rusdiono Terpilih Sebagai Ketua Umum PWOIN Jakarta -->

Iklan Semua Halaman

Feri Rusdiono Terpilih Sebagai Ketua Umum PWOIN Jakarta

Admin
Jumat, 13 November 2020


Feri Rusdiono Terpilih Sebagai Ketua Umum PWOIN Jakarta

Kongres PWOIN Jakarta 6 Maret 2019

Jakarta - Pentolan Aktivis Aliansi Indonesia (AI), Feri Rusdiono khirnya terpilih sebagai Ketua Umum PWOIN dengan Didampingi Lian Lubis yang resmi mengawaki Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara masa Bakti 2020 - 2025.



Keduanya resmi dilantik oleh Ketua Dewan Pengawas Taufiq Rachman SH, S.Sos di Asrama Haji, 
Pondok gede Jakarta

"Apakah Anda Semua Siap Kami Lantik Malam Ini?" Tanya Taufiq, Yang Dijawab Bersedia Oleh Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PWOINusantara.

Susunan DPP PWOINusantara Terbentuk Hasil Rembukan Lima Formatur Yang Diketuai Taufiq Rachman, Rudy Haya Wakano SH Sebagai Sekretaris, Daeng Nurdin dan Jonathan Suyitno dari Unsur DPW.

Dalam DPP PWOINusantara Periode 2020-2025 ini, Feri Rusdiono Didampingi oleh Wakil Ketua Umum yang Dipercayakan kepada Rully Rahadian & Bendahara Umum R. Astrid Esther dan
Beberapa Ketua Bidang.

Adapun Di Jajaran Dewan Penasehat PWOIN Yaitu:

1.Laksamana TNI (Pur) Tedjo Edhi SH,
Pernah Menjabat Sebagai: Menkopolhukam RI.
2.H.Djoni Lubis Ketua Umum Aliansi Indonesia (Penasehat Presiden RI)
3.Irjen Pol (Pur)
Wisjnu Amat Sastro
Pernah Menjabat Sebagai:
Staf Ahli Kapolri Untuk Bidang Manajemen.
4.Irjen Pol (Pur) Bambang Abimayu. 
5.Drs. Yockie Marihot Hutagalung MM Pernah menjabat Sebagai : 
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI),

Sedangkan Di Dewan Pembina Ada:

1.Agus Salim SE, 2.Aris Witono SH (Kepala Departemen Intelijen Investigasi AI)
3.Rudy Hay Wakano SH Profesi (Advocate)
4.Aris Kuncoro (Wartawan Senior) 
5.Lasman Siahaan SH (Ketua Umum Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia)
6.Nicho Hezron.,SH.,MB
Pengacara Di
DHIPA ADISTA JUSTICIA

Khusus Ketua Bidang:  Wajah-wajah lama masih mendominasi Seperti: 

1.Gusjoy S. SH., SHI., S.Sos., MH
Ketua Bidang Advocate
2.Lia Santika
Ketua Bidang Litbang
3.Yulius Lase Ketua Bidang Dana dan Usaha.
4.Binsar Siagian Sebagai Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga 
5.Helmi Romdhani Sebagai Ketua Bidang Multi Media.

Feri Rusdiono Berharap, Kepengurusan DPP PWOINusantara Kali ini Dapat Membawa Angin Segar Untuk PWOINusantara ke depan. 
Terlebih dalam kepengurusan kali ini para senior di Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Turun Gunung Menjadi Pengurus PWOINusantara.

"Itu Bisa Menambah Bobot PWOINusantara, Jelas Feri, Menyebut Joko Waluyo dari Harian Terbit, Aris Kuncoro dari Harian Merdeka, Lian Lubis dari Koran Reporter dan owner Majalah Bisnis Plus. 
Belum lagi dari daerah, ada Daeng Noerdin, Penulis Cerita Film Dan Mantan Jurnalis Jawa Pos.

" Semua akan memberikan kontribusinya Pada PWOINusantara, sehingga haul PWOIN yang melahirkan jurnalis profesional terus terwujud," jelasnya.

Menurut Lian Lubis, PWOINusantara ke depan akan mengedepankan pelatihan jurnalis, sehingga setiap anggota PWOINusantara dapat bertumbuh dan berkembang, sekaligus dapat menghayati dan mengimplementasikan Kode Etik Jurnalistik sebagai pedoman berperilaku dan menulis berita.

"Memahami kode etik itu sangat penting, sehingga setiap jurnalis tahu hak dan kewajibannya, dapat menuangkan semua fakta dalam berita yang berimbang dan tidak tendesius," jelas Lian lubis menyebut akar masalah kriminalisasi pers karena dalam penulisan berita ada yang tersakiti.

"Inilah yang harus kita minimalisir tanpa mengurangi daya kritis dan kontrol jurnalis," jelas Lian, alumni jurnalistik dari IISIP dan Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta.

Ditempat terpisah Ketua PWO Jawa Tengah, Rahmat Da'wah mengapresiasi keterpilihan keduanya yang merupakan generasi ketiga setelah gagalnya kepengurusan sebelumnya," Semoga Duet Bang Feri Rusdiono dan Lian lubis mampu membesarkan organisasi ini yang.bisa bermanfaat untuk semua anggotanya," ujarnya.

Bahkan., Rahmat Dawah juga meminta agar Ketum terpilih segera melakukan pembenahan menyeluruh, baik Internal maupun menjaring Eksternal guna kemajuan Organisasi," Beberapa Kasus kriminalisasi Wartawan harus menjadi fokus utama, terutama juga harus melakukan Yudicial Reviw atas UU ITE yang telah banyak menelan korban," tandasnya.( TIM)