Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi Menerima Kedatangan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI Bidang Hukum HAM Dan Keamanan -->

Iklan Semua Halaman

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi Menerima Kedatangan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI Bidang Hukum HAM Dan Keamanan

Admin
Jumat, 13 November 2020


Sumut, Medan - GinewstvInvestigasi.com

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi menerima kedatangan Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (12/11/2020).

Sebanyak 11 Orang Anggota Komisi III DPR RI hadir yaitu Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI, H Ahmad Sahroni SE MIKom, Marinus Gea, Bambang DH, Hj Adde Rosi Khoerunnisa SSos MSi, Romo HRM Syafi'i SH MHum, Bambang Haryandi SE, NM Dipo Nusantara Puaupa SH MKn, Dr Hinca IP Panjaitan XIII SH MH ACCS, H Nazaruddin Dek Gam, Mulfachri Harahap SH MH dan H Arsul Sani SH MSi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Plt Kajari Sumut Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH, Kakanwil Kemenkumham Sumut Sutrisno SH MH, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, PJU Polda Sumut, PJU Kejati Sumut, PJU Kemenkumham Sumut Serta Kapolrestabes Medan dan Kapolresta Deli Serdang.

Beberapa hal yang di bahas dalam kunjungan tersebut di antaranya tentang penanganan Covid - 19 di Sumut serta persiapan Pemilukada tahun 2020 yang akan di laksanakan dalam waktu dekat. Selain itu, turut dibahas permasalahan lain terkait Over kapasitas tahanan dimana Komisi III DPR RI akan menindak lanjuti kendala ini dan bertemu langsung dengan Menkopolhukam.

Kapolda Sumut dalam kesempatan tersebut memaparkan bahwa situasi kamtibmas di Sumut saat ini aman dan kondusif dimana sesuai data kuantitas yang ada, terjadi penurunan gangguan Kamtibmas sebesar 26%.

"Dalam turun waktu Juli sampai dengan November 2020, kami juga telah berhasil menahan dan memusnakan 100 Kg Barang Bukti Narkotika yang akan masuk ke Wilayah Sumut dan kami menindak tegas terukur para pelaku Pengedaran Narkotika," jelas Kapolda Sumut.

Lanjut, Kapolda Sumut mengatakan dalam upaya pencegahan Covid - 19, Polda Sumut telah membentuk Tim Begu Ganjang Pemburu Covid - 19, kemudian penyemprotan disinfektan, pembagian sembako dan masker, upaya pencegahan berbasis komunitas, membentuk 264 kampung tangguh, pelaksanaan Ops Yustisi dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional.

Terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Provinsi Sumut merupakan Wilayah terbanyak yang melaksanakan Pilkada. Sesuai dengan data wilayah yang paling rawan adalah Kab. Nias Selatan, yang kedua adalah Kota Medan, dan ketiga adalah Kab. Tapsel.

"Untuk seluruh Anggota TNI dan Polri telah kami perintahkan untuk menjaga netralitas dalam menghadapi Pilkada di 23 Kab/Kota. Apabila ada personil yang tidak netral maka akan kami kenakan perkara disiplin dan kode etik," jelasnya.

Orang Nomor Satu di Jajaran Polda Sumut ini juga berharap permasalahan kurangnya tempat rutan dapat segera diselesaikan dikarenakan rutan yang ada di Polda Sumut memiliki kapasitas tahanan sebanyak 400 orang, namun sudah mencapai 800 orang karena kekurangan lokasi tahanan. Dikhawatirkan hal ini berdampak kepada penyebaran Covid - 19 dirutan, uang makan sudah minus dan terjadi kerusuhan.

"Kami akan terapkan apa yang menjadi saran Komisi III DPR RI kepada Polda Sumut sehingga Polri dapat semakin dipercaya masyarakat," ujar Kapolda Sumut di akhir paparannya. (myn)