Nelayan Garogo Dan Passarang Curhat Ke Arismunandar -->

Iklan Semua Halaman

Nelayan Garogo Dan Passarang Curhat Ke Arismunandar

Admin
Senin, 09 November 2020


Nelayan Garogo Dan Passarang Curhat Ke Arismunandar

Majene -globalinvestigasinews.co.id Pada Senin 09 November 2020 Puluhan masyarakat nelayan pantai Garo'go, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyampaikan curahan hatinya (Curhat) terhadap calon wakil bupati Majene, Arismunandar Kalma.



Masyarakat nelayan ini memanfaatkan momentum Kampanye dialogis terbatas pasangan calon nomor urut dua AST-Aris, terkait nasib nelayan yang  nyaris tanpa ada perhatian dari pemerintah setempat.



"Jujur saja kami kecewa terhadap pemerintah daerah selama ini. Kami sudah tidak pernah mendapatkan bantuan rompong atau alat tangkap lainnya,' kata Amiruddin salah seorang nelayan asal Garo'go.

Demikian halnya curhatan pak Bahrun salah seorang keluarga nelayan asal Lingkungan Passarang Selatan, terkait minimnya perhatian bantuan dari pemerintah daerah.

"Setiap momentum politiik baik pilkada maupun pemilihan legislatif, maka mereka hanya datang menebar janji, namun tak satupun bantuan  yang diberikan untuk menopang kebutuhan masyarakat nelayan," kata Bahrun.

Termasuk kata Bahrun, wilayah pesisir pantai Passarang saat musim tertentu maka pemukiman penduduk terancam dari  hantaman badai ombak. Untuk itu, mewakili Komunitas nelayan tentu kembali berharap agar pasangan calon bupati dan wakil bupati Majene Andi Achmad Sukri Tammalele bersama Arismunandar Kalma (AST-Aris), bisa memperhatikan aspirasi nelayan, bila nanti terpilih jadi bupati dan wakil bupati.

"Siapapun yang terpilih nanti, kita harap pemimpin di Majene bisa lebih memperhatikan nelayan, karena banyak masalah yang dihadapi, termasuk kebutuhan BBM " ujarnya.

 Bahrun mengatakan, perhatian kepada nelayan wajib diberikan oleh pemerintah. Baik dengan peningkatan infrastrukur maupun penambahan infrastruktur penunjang.

"Untuk meningkatkan taraf hidup para nelayan, perhatian kepada para nelayan harus ditingkatkan dengan menambah infrastruktur penunjang yang dapat mempermudah aktivitas mereka," tuturnya.

Ditempat ini, Arismunandar Kalma menyampaikan bahwa pasangan calon nomor urut dua telah memantapkan visi Unggul Mandiri dan Religius. 

"Keberlangsungan hidup dan usaha nelayan wajib di jamin karena peran mereka yang tidak kecil dalam membantu pemerintah daam menghasilkan devisa, maka sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memperhatikan nasib mereka," kata Aris.***



_--------------

Warga Passarang Merasa Menderita Tahunan Akibat Krisis Air Bersih

MAJENE - Warga Lingkungan Passarang Selatan, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, merasakan penderitaan tahunan saat kemarau panjang melanda daerah ini.

"Kami ini sangat menderita akibat persoalan rutin krisis air bersih. Suplai air dari PDAM yang menjadi sumber utama juga tak bisa diharapkan. Kondisi itu terjadi sejak dua bulan terakhir ini sudah tak mengalir ke rumah warga," kata Marnia salah seorang ibu rumah tangga asal Lingkungan Passarang Selatan ketika mengadukan masalah ini ke calon wakil bupati Majene, Arismunandar Kalma, Minggu, 8/11)2020.

Menurutnya, persoalan krisis air bersih merupakan persoalan tahunan. Anehnya, pemerintah daerah tak pernah memberi solusi atas masalah pelik ini.

Lebih miris lagi kata Marnia, angsuran rutin bulanan yang dibayar ke PDAM lancar. Bahkan, iuran bulanan yang awalnya hanya Rp30.000/bulan naik dikisaran angka Rp40.000 lebih setiap bulannya.

Karena itu kata dia, pemerintah daerah diharapkan dapat menghadirkan solusi bijak untuk kepentingan masyarakat Majene.

Terhadap masalah ini, calon wakil bupati Majene, Arismunandar Kalma berjanji akan memberikan perhatian khusus terhadap persoalan krisis air bersih.

"Kita akan mencari solusinya. Siapa tahu di daerah ini ada titik air yang dapat di bor. Atau kita cari solusi yang lain," kata Arismunandar Kalma.

Aris menambahkan, dirinya bertekad bulat maju di Pilkada Majene, untuk merubah tatanan kehidupan ekonomi masyarakat.

"Terlalu banyak kebijakan yang lahir tidak menguntungkan rakyat. Kami hadir untuk menata ulang dan ingin melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan di daerah ini," ujar Arismunandar Kalma.***@ Kahar 

Sumber : Tim sukses Nomor Urut ✌️